Dapat Merusak, Hindari 10 Bahan yang Sebaiknya Tidak Diaplikasikan pada Kulit Wajah

0
Diunggah 03 May 2022

Elisabeth Rustaviani

Content Creator
0
LikeSkincare

Dapat Merusak, Hindari 10 Bahan yang Sebaiknya Tidak Diaplikasikan pada Kulit Wajah

Kulit wajah membutuhkan perawatan khusus. Nah, ada beberapa barang yang sebaiknya tidak diaplikasikan pada kulit wajah.

Hal termudah yang bisa kamu lakukna untuk merawat wajah adalah memerhatikan kandungan pada skincare dan menghindari barang yang tidak diinginkan pada kulit wajah. Selain memilih kandungan yang tepat untuk jenis kulit, kamu juga perlu mencari tahu barang apa saja yang sebaiknya tidak diaplikasikan pada kulit wajah. Nah, beberapa barang di bawah ini berpotensi merusak kulit wajah.

1. Petroleum Jelly

cara merusak wajah orang
top view of young women use petroleum jelly for caring health

Kamu mungkin sudah tidak asing dengan kandungan petroleum jelly dalam skin care. Meski banyak dimanfaatkan oleh banyak orang sebagai pelembap alami, kandungan ini tidak direkomendasikan untuk diaplikasikan pada kulit wajah. Jelly memang tidak buruk untuk kulit, tetapi petroleum sebenarnya berasal dari bagian bawah barel minyak bumi dan ini tidak baik untuk kulit. Apalagi untuk kulit yang berjerawata karena dapat menyumbat pori-pori.

Baca Juga : Pori-Pori Wajahmu Besar? Ikuti Cara ini Untuk Mengecilkannya

2. Pelembap Tubuh

Kamu pernah berinisiatif untuk menggunakan pelembap tubuh di wajah dan mengharapkan efek yang sama? Sebaiknya jangan lakukan hal ini lagi ya. Kamu perlu menggunakan skincare sesuai dengan fungsinya. Pelembap tubuh memang baik untuk tubuh, tapi tidak untuk wajah. Sama seperti petroleum jelly, pelembap tubuh dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan break out pada wajah. Maka dari itu gunakan pelembap sesuai dengan fungsinya masing-masing.

3. Sabun Batang

cara merusak wajah orang

Sebagian besar wanita mungkin sudah jarang menggunakan sabun batang sebagai pembersih wajah. Namun, kebanyakan pria banyak yang berpikir menggunakan sabun batang untuk membersihkan wajah dan tubuh lebih praktis. Padahal, hal ini dapat merusak kulit karena kandungan yang dibutuhkan kulit tubuh dan wajah berbeda. Sabun batang mengandung zat sodium lauryl sulfate yang membuat busa sabun menjadi banyak. Nah, kandungan ini menyebabkan kulit kering. Maka dari itu, kamu harus menggunakan sabun wajah khusus. Jika kamu tetap ingin menggunakan sabun batang sebaiknya gunakan sabun batang yang memang khusus digunakan pada area wajah.

4. Alkohol

Banyak produk perawatan kulit seperti toner yang mengandung alkohol. Meskipun saat penggunaan wajah jadi lebih bersih dan segar, kenyatannya tidak demikian. Menggosokkan alkohol pada wajah akan menghilangkan semua minyak dan sebum pada kulit. Hal ini akan menyebabkan kulit memproduksi minyak lebih banyak sehingga wajah semakin terasa berminyak. Namun, beberapa produk yang mencantumkan alkohol tidak sepenuhnya alkohol karena beberapa di antaranya terbuat dari ekstrak tumbuhan.

5. Pasta Gigi untuk Wajah

Pasta gigi sering dikaitkan dengan manfaatnya untuk meredakan jerawat dan juga noda hitam/ black head. Namun sebenarnya penggunaan odol atau pasta gigi untuk wajah tidaklah aman dan dapat menyebabkan efek samping berupa infeksi. Kandungan di dalam pasta gigi memiliki resiko merusak kulit wajah karena efek burning/ terbakarnya. Selain itu pasta gigi ternyata juga membuat kulit kering apalagi jika kulitmu memang terlebih dahulu memiliki jenis yang kering. Maka jangan lagi menggunakan pasta gigi untuk meredakan jerawat ya! Gunakan skincare yang memang khusus untuk mengatasi jerawat.

6. Air Panas

Air panas yang diaplikasikan langsung ke wajah adalah sebuah larangan keras. Bahkan untuk kamu terutama yang memiliki jenis kulit kering, sebaiknya hindari mandi menggunakan air panas atau air hangat apalagi jika sampai dibilaskan di wajah. Menggunakan air panas di wajah tidaklah aman dan tidak direkomendasikan karena akan membuat kulit terasa seperti tertarik, kering, dan mengikis kelembaban wajah.

7. Baking Soda

Sama seperti pasta gigi, biasanya baking soda digunakan di wajah untuk mengurangi dan mengatasi jerawat namun hal tersebut tidaklah aman. Baking soda bersifat basa dan dapat berpengaruh buruk pada kulitmu terutama dalam hal keseimbangan pH-nya. Tingkat pH yang seimbang akan menjaga kulit dari bakteri dan patogen jahat. Jika pH alamimu terganggu, kamu justru mungkin akan tumbuh jerawat.

8. Minyak Kelapa

Minyak kelapa memang dikenal sebagai kandungan yang dapat melembabkan kulit. Tidak hanya digunakan pada kulit, minyak kelapa juga memiliki manfaat untuk menyehatkan rambut. Namun menggunakan minyak kelapa dalam bentuk aslinya akan meningkatkan resiko pori-pori wajah tersumbat terutama bagi kamu yang jenis kulitnya adalah berminyak dan rentan jerawat. Maka dari itu sebaiknya hindari penggunaan minyak kelapa dalam bentuk aslinya pada kulit. Sebaiknya jika ingin mendapat manfaat minyak kelapa, gunakan yang sudah dalam bentuk skincare ya!

9. Lemon

Mengaplikasikan lemon mentah atau dalam bentuk aslinya walaupun sudah dijus sekalipun dapat menyebabkan efek yang tidak baik bagi kulit wajah. Kandungan dalam lemon yang disebut Psoralen dapat membuat kulit sensitif terhadap cahaya. Apalagi jika kamu berada di luar ruangan dan harus berhadapan dengan sinar matahari setelah menggunakan lemon maka kulitmu dapat teriritasi hingga menimbulkan luka.

Baca Juga : Mengenal Manfaat dan Efek Samping Niacinamide untuk Kulit Wajah

10. Wax

Pada wajah memang terdapat rambut halus yang secara alami akan tumbuh. Sebagian dari kamu mungkin tidak menyukainya dan ingin menghilangkan rambut itu. Namun sebaiknya jangan menggunakan metode waxing.

Kamu tentunya paham bahwa kulit wajah lebih sensitif daripada kulit tubuhmu yang lainnya. Menggunakan metode waxing pada kulit wajah dapat menyebabkan rambut tumbuh ke dalam, kulit sensitif terhadap sinar matahari, hingga ruam.

Beberapa kandungan di atas sebaiknya kamu hindari pada kulit wajah ya, Sahabat AVO. Jangan sampai kulit wajahmu menjadi rusak atau iritasi jika tidak cocok dengan kandungan tersebut.

Last Updated on May 29, 2022

Ditulis Oleh

Elisabeth Rustaviani

Content CreatorDiunggah 03 May 2022

Beri Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Next Articles

Selengkapnya