Jerawat Kistik Muncul Karena Pengaruh Hormon, Benar Tidak Sih?

0
Diunggah 04 July 2021

Elisabeth Rustaviani

Content Creator
0
LikeSkincare

Jerawat Kistik Muncul Karena Pengaruh Hormon, Benar Tidak Sih?

Jerawat kistik yang biasa dikenal dengan jerawat batu memang sangat mengganggu penampilan. Sebenarnya jerawat kistik ada pengaruh dengan hormon tidak sih?

Munculnya jerawat kistik di wajah memang sangat mengganggu penampilan. Bagaimana tidak, jerawat ini memiliki bentuk yang cenderung besar, keras, merah, dan terasa lebih sakit ditambah gatal dibandingkan jerawat jenis lainnya. Sebenarnya jerawat ini muncul disebabkan oleh apa sih? Ada pengaruhnya dengan hormon tidak? Simak penjelasannya di bawah yuk!

Apa Itu Jerawat Kistik?

Jerawat kistik adalah jerawat yang terbentuk dari penumpukan minyak dan sel kulit mati di jaringan kulit terdalam, bahkan jauh di dalam folikel rambut. Jerawat kistik akan muncul karena peradangan yang terjadi pada jaringan kulit dan menyebabkan terbentuknya benjolan di permukaan kulit. Jerawat yang membesar ini dipengaruhi oleh infeksi bakteri yang ada di lapisan teratas kulit. Hal ini membuat jerawat terlihat besar memerah hingga bernanah.

Ciri-Ciri Jerawat Kistik

DIbandingkan jerawat lainnya, jerawat kistik lebih mudah dikenali karena ukurannya besar. Ciri-ciri yang paling terlihat adalah bentuk benjolan putih besar menyerupai bisul, bernanah, serta bertekstur lunak dan terasa nyeri jika disentuh. Umumnya, jerawat ini menyerang di wajah tetapi jerawat kistik juga bisa menyerang area kulit tubuh lainnya seperti dada, punggung, leher, lengan, dan area belakang telinga.

Sebenarnya jerawat ini disebabkan oleh apa sih? Apakah hormon juga berpengaruh pada jerawat kistik?

Pengaruh Hormon pada Jerawat Kistik

Hormon berperan dalam menyebabkan jerawat membandel ini tidak sih? Tentu saja jawabannya iya! Hormon pria atau disebut androgen yang dimiliki oleh pria dan wanita dapat merangsang kelenjar sebasea pada kulit untuk mengeluarkan lebih banyak minyak atau sebum. Hal ini dapat menyebabkan jerawat bahkan memperparah kondisinya. Sedangkan hormon wanita seperti estrogen dan progestero berfungsi untuk menyeimbangkan efek androgen dan menjaga agar produksi sebum terkendali. Secara alamiah hormon bisa mengatur dirinya sendiri dan menyersuaikan kadar agar seimbang, tetapi faktor pola makan, stres, produk perawatan kulit, dan siklus menstruasi bisa memicu ketidakseimbangan hormon. Saat masa pra menstruasi bisa terjadi peningkatan hormon androgen sehingga kondisi jerawat bisa memburuk.

Baca Juga : Sulit Dihilangkan, Ini Tips Mengatasi Jerawat Batu yang Ada di Wajahmu

Aktivitas kelenjar sebasea sangat dipengaruhi oleh rasio hormon estrogen dan androgen. Ketika terjadi ketidakseimbangan yang mengarah ke tingkat androgen yang lebih tinggi, maka produksi sebum menjadi berlebih dan hal ini yang menjadi tempat sekaligus kondisi sempurna untuk bakteri P. acnes berkembang biak. Setelah berkembang biak dengan masif akan terjadi penyumbatan pori-pori dan peradangan.

Jerawat jenis ini cenderung lebih sering terjadi pada kulit berminyak seperti remaja atau orang dewasa dengan ketidakseimbangan hormon. Perlu diingat bahwa sepanjang hidupnya wanita menghadapi lebih banyak fluktuasi hormonal daripada pria (siklus menstruasi, masa pubertas, kehamilan dan menopause). Jadi tidak heran jika wanita lebih sering mengalami jerawat. Kalau jerawatmu tidak terlalu parah bisa menggunakan obat topikal seperti krim racikan dokter atau obat oles yang mengandung azelaic acid, retinoid, atau benzoil peroksida. Namun, pengobatan ini kurang ampuh untuk mengatasi jerawat kistik. Karena jerawat kistik adalah kondisi peradangan yang lebih intens dan terjadi di lapisan kulit yang lebih dalam jadi pengobatan topikal kurang efektif pada kondisi jerawat yang parah.

Mengacu pada penyebab jerawat kistik yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan produksi minyak berlebih, maka pengobatan jerawat kistik adalah memblokir aktivitas hormon androgen dan menurunkan aktivitas kelenjar minyak. Beberapa pengobatan yang telah menunjukkan hasil yang baik pada pasien wanita dewasa adalah spironolakon dosis rendah, terapi hormonal, dan isotretinoin. Namun perawatan ini harus dengan anjuran dan pengawasan dokter. Kalau jerawatmu belum terlalu parah bisa menggunakan beberapa produk dari Avoskin seperti Your Skin Bae Azeclair, Miraculous Retinol Series, dan Miraculous Refining Series.

Last Updated on June 08, 2022

Tags Terkait

#kulitberjerawat
Ditulis Oleh

Elisabeth Rustaviani

Content CreatorDiunggah 04 July 2021

Beri Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Next Articles

Selengkapnya