Benarkah Cokelat Menyebabkan Jerawat? Ini Faktanya!

0
Diunggah 25 May 2020

Elisabeth Rustaviani

Content Creator
0
LikeSkincare

Benarkah Cokelat Menyebabkan Jerawat? Ini Faktanya!

Banyaknya mitos tentang kecantikan membuat kita bertanya-tanya. Salah satu mitos yang beredar adalah penyebab jerawat salah satunya adalah cokelat.

Apakah kamu suka makan cokelat? Kebanyakan dari kalian pasti akan menjawab ya. Cokelat memang mempunyai rasa yang sangat enak dan banyak yang menyebutkan cokelat dapat menghilangkan stres. Namun, mungkin kamu masih ragu apakah benar cokelat sebagai salah satu penyebab jerawat meski sebagian orang membenarkan hal tersebut. Padahal faktanya tidak seperti itu, berikut penjelasannya.

Banyaknya Penyebab Jerawat

Penyebab jerawat sangatlah banyak dan sulit untuk terdeteksi. Seperti yang kamu ketahui, kulit mengandung kelenjar minyak yang penuh sebum. Suatu saat pori-pori, folikel, dan bakteri yang tersumbat memakan minyak ini menyebabkan jerawat. Lalu, hal yang memperburuk kondisi jerawat adalah sebum yang berlebihan, perubahan mendadak dalam hormon, peradangan, dan sebagainya. Maka, belum dapat dipastikan bahwa cokelat merupakan penyebab jerawat.

Cokelat Murni Tidak Menyebabkan Jerawat

Faktanya, makan cokelat tidak akan membuat kulit wajah berjerawat. Sebab jerawat timbul akibat pola makan yang tidak teratur serta perubahan hormon yang terjadi di dalam tubuh. Kebanyakan orang mengonsumsi cokelat supaya merasa lebih nyaman saat stres, sebab cokelat memiliki kandungan phenlethylamine yang mirip amphetanine. Zat ini dapat meningkatkan serapan triptofan ke dalam otak yang kemudian menghasilkan dopamine. Dopamine memunculkan perasaan senang dan memperbaiki suasana hati. Phenylethylamine juga dianggap mempunyai khasiat aphrodisiac yang memunculkan perasaan seperti orang sedang jatuh cinta. Jadi sebenarnya, streslah yang bisa menimbulkan jerawat.

Sebenarnya, cokelat murni mengandung antioksidan yang bisa mempercantik kulit dan memberikan perasaan senang. Kandungan antioksidan pada cokelat ampuh merawat kulit agar tetap lembap dan awet muda. Kandungan coklat murni seperti dark chocolate memiliki kadar glikemi yang rendah sehingga lebih aman dikonsumsi dalam jumlah banyak dibandingkan jenis cokelat lain.

White Chocolate dan Milk Chocolate Dapat Menyebabkan Jerawat

Pada dasarnya makanan dengan kandungan glikemik atau gula yang tinggi dapat meningkatkan kadar kortisol dan insulin pada darah yang berpengaruh pada penyumbatan pori-pori kulit. Pada cokelat dengan jenis white chocolate dan milk chocolate kandungan gula dan pemanis yang banyak bisa membuat kadar indeks glikemik tinggi.

Namun, bukan berarti white chocolate dan milk chocolate ini langsung menimbulkan jerawat ketika kamu mengonsumsinya. Jika kamu mengonsumsi white chocolate dan milk chocolate masih dalam batas yang wajar, maka cokelat yang kamu makan tidak akan menyebabkan jerawat.Timbulnya jerawat ini juga bisa diakibatkan dari faktor lainnya seperti kamu tidak rutin membersihkan wajah. Maka dari itu, kamu harus selalu merawat kecantikan kulitmu dengan produk Avoskin agar terhindar dari jerawat.

Cokelat Bukan Penyebab Utama Timbulnya Jerawat

Jadi kesimpulannya adalah cokelat tak langsung menyebabkan jerawat pada kulit kamu. Apalagi jika kamu menyantapnya dalam batas wajar. Cokelat justru bisa bermanfaat bagi tubuh kamu seperti bisa mencegah penyakit jantung, menghindari depresi, menghambat penuaan dini, meningkatkan sirkulasi darah, dan masih banyak lagi.

Sekarang kamu sudah tahu kan, fakta kalau ternyata cokelat tidak benar-benar menjadi penyebab jerawat. Sebaiknya kamu mengonsumsi cokelat yang rendah gula seperti dark chocolate dengan memakannya perlahan satu atau 2 gigit, jangan banyak sekaligus. Jadi tidak ada alasan lagi untuk menghindari makan cokelat.

Last Updated on September 14, 2022

Product Recommendation

Lihat Semua
Ditulis Oleh

Elisabeth Rustaviani

Content CreatorDiunggah 25 May 2020

Beri Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Next Articles

Selengkapnya