6 Pengaruh Konsumsi Daging Sapi pada Kulit

0
Diunggah 28 April 2020

Elisabeth Rustaviani

Content Creator
0
LikeBody Fit

6 Pengaruh Konsumsi Daging Sapi pada Kulit

Meskipun menyehatkan, kamu tetap tidak boleh mengonsumsi daging sapi secara berlebihan. Karena konsumsi daging sapi berpengaruh juga terhadap kulit

Selain rasanya lezat, daging juga memiliki segudang nutrisi yang baik untuk kesehatan. Tak hanya bagi tubuh, ternyata juga bagi kulitmu. Penasaran apa saja manfaat dari konsumsi daging sapi? Yuk, simak manfaat dan bahaya daging sapi untuk kulit di bawah ini!

1. Memaksimalkan Proses Regenerasi Kulit

Daging merupakan makanan dengan kandungan protein tertinggi. Pada setiap 100 gram daging terdapat 18,8 gram protein. Protein tersebut berasal dari asam amino esensial yang tersebar di seluruh bagian daging sapi.

Kandungan protein tertinggi daging sapi bisa kamu temukan pada bagian belakang sapi. Bagian yang kerap disebut sirloin ini juga memiliki kelebihan dalam ukuran yang bisa dipotong lebih besar dari bagian lainnya. Selain berprotein tinggi, sirloin juga rendah akan kandungan lemak.

Protein akan berperan dalam peningkatan perkembangan jaringan tubuh tak terkecuali pada bagian kulit. Dengan sistem jaringan tubuh yang bagus, tentunya kulit akan beregenerasi dengan sempurna. Dengan begitu, sel-sel kulit mati akan selalu diperbaharui tepat pada waktunya. Kulit kusam dan noda hitam pun cepat pergi, deh.

Namun jika protein yang masuk ke dalam tubuhmu berlebihan, jangan heran jika jerawat akan muncul pada wajahmu dengan mudahnya. Pastikan kamu mengkonsumsi asupan protein secara seimbang, ya! Salah satu cara mengantisipasinya adalah mengkonsumsi daging dalam jumlah yang cukup, bukan berlebihan.

2. Mengencangkan Kulit Secara Berkala

Daging juga mengandung jumlah zat besi yang sangat tinggi. Zat Besi merupakan mineral yang berperan dalam pembetukan antioksidan. Sebagaimana yang diketahui sebelumnya, antioksidan sangat berfungsi untuk memberikan perlindungan bagi kulit dari gejala penuaan dini seperti keriput, flek hitam, serta kulit kendur.

Adanya antioksidan yang cukup pada tubuh, juga dapat memperlancar pembentukan kolagen pada kulit. Dampaknya, kulit akan terlihat lebih kencang, lembap dan cerah. Selain itu, antioksidan juga dapat mengaktifkan vitamin B kompleks yang berfungsi meningkatkan sirkulasi darah sehingga rona kulit semakin cerah.

3. Mencegah Kanker Kulit

Daging mengandung zat selenium yang berperan sebagai zat anti karsinogenik. Adanya zat selenium ini dapat mencegah pertumbuhan sel-sel kanker di dalam tubuh, termasuk diantaranya kanker kulit.

Siapa sangka, kehadiran kanker kulit bahkan seringkali tidak disadari gejalanya, lho. Biasanya, kanker kulit ditandai dengan munculnya benjolan ataupun tahi lalat hitam yang dapat berubah warna. Siapa sangka, penyebab utama kanker kulit ialah radiasi sinar matahari.

Dengan adanya zat anti karsinogenik pada selenium, kekebalan dan kebugaran tubuh akan semakin meningkat. Dengan begitu, pertumbuhan sel-sel kanker yang sewaktu-waktu dapat menyerang tubuhmu pun akan terhambat dan hilang.

Baca Juga : Konsumsi 9 Makanan Ini untuk Membantu Produksi Kolagen Dalam Tubuh

4. Peremajaan Kulit dan Mengurangi Tingkat Stress

Daging juga mengandung zat omega-3 yang sangat berperan penting pada efektivitas berpikir. Dengan cara pikir yang lancar, tentunya akan berpengaruh pada penurunan tingkat depresi dalam diri seseorang.

Seperti yang diketahui, bahwa stress atau depresi merupakan salah satu penyebab munculnya kulit kusam hingga jerawat. Dengan tingkat depresi yang lebih terkendali, kesehatan kulit tentu juga lebih dapat dijaga dengan baik.

Tak hanya itu, omega-3 juga bermanfaat untuk meremajakan kulit dari dalam tubuh. Omega-3 dapat mengurangi pembentukan melanin pada kulit sehingga dapat mempertahankan warna kulit yang cerah dan sehat. Bahkan, zat omega-3 juga dapat berfungsi sebagai tabir surya yang melindungi kulit dari sinar UVA/UVB sehingga kulit akan terjaga kesehatan dan kelembapannya.

5. Membuat Kulit Wajah Berminyak

Daging juga mengandung banyak lemak dan kolestrol yang tinggi, terutama pada bagian gajih dan organ dalam yang biasa dikenal dengan sebutan โ€˜jeroanโ€™. Jika kamu termasuk penyuka bagian-bagian ini, sebaiknya kamu mengkonsumsinya dalam jumlah yang sedikit.

Kandungan lemak pada daging tentu dapat membuat kulitmu lebih berminyak dari biasanya. Lemak daging akan tertahan pada jaringan kulit dan membuat kulit wajah terlihat mengkilap. Tentunya, ini akan terjadi jika kamu mengkonsumsinya secara berlebihan.

Tak hanya itu, kolestrol dan lemak pada daging yang dikonsumsi secara berlebihan juga dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti jantung, paru-paru, darah tinggi dan asam urat, lho. Tipsnya, selalu imbangi santapan daging dengan makanan atau minuman berserat seperti sayur, jus, dan buah segar, ya.

6. Peradangan Kulit

Ini hanya terjadi pada beberapa jenis kulit. Biasanya, kasus peradangan kulit terjadi pada jenis kulit sensitif dan memiliki riwayat alergi terhadap daging.

Daging adalah salah satu makanan yang sulit dicerna oleh tubuh. Pada proses penghancurannya, membutuhkan lebih banyak enzim pencernaan. Bagi tubuh yang tidak kuat menerima hal ini, biasanya dapat terjadi peradangan pada jaringan-jaringan tubuh, termasuk diantaranya ialah jaringan kulit. Efek yang terjadi, biasanya ialah jerawat dan bisul.

Di tengah bahaya dan manfaat mengkonsumsi daging bagi kulit, daging tetap menjadi salah satu makanan sehat yang memberikan asupan protein bagi tubuh. Selama porsinya tidak berlebihan dan diimbangi dengan makanan atau minuman berserat tinggi lainnya, mengkonsumsi daging tetaplah aman bagi tubuh dan kulitmu. Jadi, jangan berlebihan dengan konsumsi daging sapi ya!

Last Updated on July 05, 2021

Ditulis Oleh

Elisabeth Rustaviani

Content CreatorDiunggah 28 April 2020

Beri Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Next Articles

Selengkapnya