5 Efek Samping Diet Fruitarian yang Akan Dialami Tubuh

Body Fit - Elisabeth - January 13, 2021

Diet fruitarian menjadi metode diet yang digemari banyak orang karena mudah. Namun, ada efek samping dari diet fruitarian yang akan dialami oleh tubuh. Apa saja sih?

Sesuai dengan namanya, diet fruitarian merupakan jenis diet dengan mayoritas asupan berasal dari buah yakni sebesar 75%. Metode diet fruitarian ini dapat dikombinasikan dengan bahan pangan lain seperti biji-bijian dan sayuran. Diet ini merupakan pola makan yang berkembang dari kalangan vegan. Buah-buahan memang salah satu makanan yang bernutrisi dan kaya akan vitamin dan mineral. Tak heran jika diet ini efektif untuk menurunkan berat badan karena buah memiliki kalori yang rendah. Namun, diet jenis ini ternyata beresiko untuk kesehatan. Lalu, apa saja sih efek samping diet fruitarian ini?

1. Defisiensi Vitamin B 12

Beberapa studi telah menyampaikan bahwa sumber alami vitamin B12 berada pada makanan yang berasal dari hewan seperti daging, unggas, telur, dan ikan. Nah, jika kamu tidak pernah mengonsumsi daging otomatis tubuh akan kekurangan vitamin B12 yang berdampak buruk bagi kesehatan. Vitamin B12 sangat penting karena memiliki peran pada pembentukan sel darah merah dan dibutuhkan di jaringan saraf.

2. Defisiensi Lemak

Lemak tidak semuanya jahat. Lemak baik seperti asam lemak omega 3 sangat dibutuhkan untuk menjaga kestabilan hormon dan mempertahankan fungsi otak dengan baik. Jika kamu kekurangan asupan lemak ini, maka kesehatanmu akan memburuk karena otak memegang kontrol penting terhadap tubuh.

3. Kesehatan Tulang Terganggu

Pola makan dengan diet fruitarian menyebabkan kekurangan kandungan kalsium dan vitamin D. Kalsium dan vitamin D ini sangat penting untuk membentuk tulang yang kuat bagi tubuh. Beberapa sumber kalsium yang baik seperti susu, yogurt, atau keju tidak dikonsumsi sama sekali. Nah, jika tubuhmu kekurangan dua jenis vitamin ini tentu saja kondisi tulang akan terganggu.

Baca Juga : Perbedaan Diet Mayo dan Diet Kato, Manakah yang Lebih Aman?

4. Risiko Level Gula Tinggi

Gula pada buah yaitu fruktosa menjadi salah satu alternatif gula alami. Namun, konsumsi fruktosa yang berlebihan dapat mengganggu kestabilan gula darah. Sebaiknya konsumsi fruktosa tidak lebih dari 25 gram dalam sehari. Dengan mengonsumsi 3 buah per hari, itu setara dengan kurang lebih 25 gram fruktosa. Nah, jika kamu melakukan diet fruitarian yang 75% asupan terdiri dari buah maka fruktosa yang dikonsumsi menjadi berlebihan.

5. Risiko Anemia Zat Besi

Beberapa sayuran mengandung zat besi, salah satunya bayam. Namun, zat besi dari tumbuh-tumbuhan relatif lebih sulit diserap oleh tubuh dibandingkan zat besi dari sumber makanan hewani. Kekurangan zat besi dapat berisiko anemia yang ditandai dengan kelelahan, letih, lesu, dan turunnya imun tubuh.

Ternyata diet fruitarian ini memberi dampak buruk yang mengerikan, ya. Kalau kamu ingin menjaga berat badan yang ideal, hal terpenting adalah menjaga pola konsumsi makanan dengan seimbang dan tidak berlebihan. Sebelum menentukan mengikuti suatu pola diet tertentu sebaiknya ketahui dahulu dengan detail dampak serta risiko yang mungkin ditimbulkan.     

Share This Post!

No Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *