Begini Cara Menjaga Makeup Tetap Higienis

Makeup - Elisabeth - March 23, 2021

Produk makeup bisa menjadi sarang kuman dan bakteri. Kamu pasti tidak mau kan semua bakteri itu berpindah ke wajahmu. Nah, kamu bisa merawat makeup tetap higienis dengan beberapa cara ini.

Penggunaan makeup memang tidak dapat dipisahkan dalam kegiatan sehari-hari. Seringkali merasa ada yang kurang ketika ke luar rumah tanpa menggunakan makeup sama sekali. Namun, kamu harus sadar dengan kondisi makeup yang kamu gunakan, meskipun kemasannya selalu ditutup bukan berarti peralatan makeup tersebut bebas dari bakteri. Maka dari itu kamu harus menjaga makeup tetap higienis dengan beberapa cara ini.

1. Bedak Padat dan Makeup Padat Lainnya

Beberapa jenis makeup wajah hadir dalam bentuk pada seperti bedak, eyeshadow, highlighter, bronzer dan lainnya. Bahan yang paling tepat untuk membersihkan dan mengembalikan kehigienisan makeup berbentuk cream compact adalah menggunakan alkohol. Caranya mudah, kamu bisa menyediakan alkohol dalam wadah kecil kemudian celupkan bagian makeup ke dalam alkohol. Namun, ada cara yang lebih mudah dengan menggunakan pembersih makeup yang sudah dijual di pasaran, kamu bisa semprotkan di atas makeup untuk membersihkannya.

2. Lipstik

Lipstik adalah jenis makeup yang pada dasarnya berbentuk cream dan dapat dibersihkan menggunakan alkohol. Kamu bisa menyiapkan alkohol di dalam wadah yang agak dalam seperti gelas. Kamu bisa buka lipstik sampai maksimal, sehingga terlihat seluruh bagiannya. Kamudian, kamu bisa celupkan lipstik ke dalam alkohol selama kurang lebih 30 detik dan angkat. Hal ini akan membuat lipstik bebas dari bakteri seketika.

3. Makeup Cair atau Liquid

Banyaknya produk makeup dengan formula liquid seperti foundation, maskara, eyeliner, lip gloss, dan lainnya membuat makeup jenis ini lebih sulit untuk dibersihkan. Maka dari itu hindari penggunaan makeup jenis ini bersama dengan orang lain. Kalau terpaksa menggunakannya bersama dengan orang lain, sebaiknya gunakan alat yang bisa langsung dibuang sehingga kuman dan bakteri tidak masuk ke dalam makeup. Kamu juga bisa memilih kemasan yang memiliki pompa sehingga produk yang keluar tidak masuk lagi. Hindari menggunakan tangan yang bisa mentransfer bakteri, kamu bisa memakai brush atau spons.

Baca Juga : Ini 6 Cara Mudah Membersihkan Brush Makeup yang Bisa Kamu Lakukan Sendiri

4. Loose Powder

Menjaga makeup yang berbentuk loose powder bisa dimulai dari cara pemakaiannya. Kamu bisa menggunakan brush atau puff yang bersih setiap mengaplikasikan produk ini. Selain itu, kamu bisa menuang loose powder sedikit demi sedikit ke dalam tutup kemasannya. Setelah itu gunakan brush atau puff untuk menggunakannya. Maka, kamu tidak akan mencelupkan lagi brush dan puff yang sudah digunakan ke dalam kemasan loose powder. Dengan begini makeup akan terbebas dari kontaminasi bakteri dan kotoran.

5. Beauty Sponge

Untuk beauty tools seperti sponge ini, sebaiknya pastikan kamu tidak menyimpannya secara terbuka tanpa pelindung. Dilansir dari Journal of Applied Microbiology, beauty sponge ini adalah produk kecantikan yang paling banyak menyimpan bakteri. Umumnya, diakibatkan karena pengguna tidak membersihkan produk setelah dipakai. Selain itu, memberikan beauty sponge begitu saja dalam tas makeup setelah produk dipakai, terjatuh, atau melewati masa pakai yang dianjurkan.

6. Brush Eye Shadow, Blush On, dan Bedak

Brush yang tidak pernah dibersihkan akan menimbun banyak kuman dan bakteri. Maka dari itu, kamu perlu rutin membersihkan brush makeup yang kamu gunakan. Kamu bisa membersihkannya menggunakan tisu bersih atau menyemprotnya dengan alkohol sebelum disimpan dalam pouch makeup. Sebelum menggunakannya, kamu bisa bersihkan dulu agar kotoran tidak menempel ke wajahmu.

Beberapa tips untuk merawat makeup di atas bisa kamu aplikasikan sekarang juga agar kulitmu tetap bersih dan bebas dari bakteri. Jangan lupa untuk selalu rutin membersihkan semua peralatan makeup-mu agar tidak menjadi sarang bakteri.

Share This Post!

No Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *