AHA BHA PHA : Apa Itu, Pilih yang Mana, dan Perbedaan Fungsinya

0
Diunggah 25 October 2020

Elisabeth Rustaviani

Content Creator
0
LikeSkincare

AHA BHA PHA : Apa Itu, Pilih yang Mana, dan Perbedaan Fungsinya

Banyak produk kecantikan yang sekarang mengandung exfoliating acid. Nah, kandungan AHA, BHA, dan PHA biasanya terdapat dalam produk tersebut.

Chemical exfoliation dan perawatan kecantikan yang mengandung acid/asam memang tengah disukai banyak perempuan. Asam yang digunakan dalam produk kecantikan ini berbeda dengan asam yang digunakan pada industri atau laboratorium. Asam yang dikerecutkan menjadi AHA, BHA, dan PHA ini memang telah lulus uji klinis aman dan efektif digunakan sebagai bahan dalam produk kecantikan. Simak perbedaannya exfoliating acid di bawah ini, yuk!

Baca Juga : Mengenal Kandungan Utama dari Avoskin Miraculous Refining Series : AHA, BHA, PHA, dan Niacinamide

Apa Itu AHA BHA PHA?

AHA BHA PHA adalah golongan asam hidroksi yang ditemukan dalam berbagai zat di alam secara natural. Masing-masing asam ini disebut sebagai asam Alfa Hidroksi (AHA), asam Beta Hidroksi (BHA), dan asam Poli Hidroksi (PHA). Sehingga dapat dikatakan bahwa ketiga zat exfoliant ini bukan mahan zat kimia yang disintesis dan berbahaya bagi kulit. AHA BHA PHA berasal dari alam yang berarti natural terutama dari sumber yang dapat dimakan mulai dari buah-buahan hiangga umbi-umbian.

Perbedaan AHA BHA PHA

Berikut adalah perbedaan AHA BHA PHA agar kamu semakin mengenali ketiganya :

1. Alpha Hydroxy Acids (AHA)

Dilansir dari berbagai sumber, AHA akan bekerja efektif dengan persentase 5% hingga 10%. Angka tersebut juga aman untuk penggunaan kandungan ini secara harian. Namun, AHA tidak mampu bekerja ke dalam lapisan kulit yang lebih dalam karena tekstur AHA yang water soluble tidak memungkinkan untuk menembus lapisan minyak di dalam pori-pori kulit.

Beberapa contoh AHA yang populer digunakan dalam produk kecantikan adalah asam glikolat (glycolic acid). Asam glikolat ini adalah turunan AHA yang memiliki ukuran molekul yang lebih kecil sehingga bisa meresap sedikit lebih dalam.

Selain itu, asam laktat juga sering digunakan dalam produk kecantikan karena memiliki ukuran molekul yang lebih besar zat ini akan lebih lembut pada kulit karena kemampuan penetrasi yang lebih rendah dibandingkan asam glikolat.

2. Beta Hydroxy Acids (BHA)

Jenis BHA yang paling sering digunakan adalah asam salisilat (salicylic acid) yang efektif mengangkat sel kulit mati, tetapi tidak menghilangkan minyak alami kulit. Asam salisilat ini juga berfungsi sebagai anti inflammatory, yang mampu menenangkan peradangan pada jerawat dan mengurangi kemerahan akibat jerawat. Menurut berbagai sumber, penggunaan BHA akan efektif pada kisaran 1% hingga 4%.

Baca Juga : Ini 7 Manfaat Eksfoliasi yang Wajib untuk Kamu Ketahui

3. Polyhydroxic Acids (PHA)

PHA mirip dengan AHA, tetapi ukuran molekul PHA jauh lebih besar sehingga tidak bisa melakukan penetrasi sedalam AHA dan BHA ke dalam lapisan kulit.

Fungsi AHA BHA PHA

Perbedaan fungsi AHA BHA dan PHA yaitu AHA bekerja pada bagian paling luar kulit, efektif mengangkat sel kulit mati, mengurangi garis halus, meratakan tekstur kulit, dan mengatasi kulit kemerahan serta bekas jerawat.

Sedangkan BHA bekerja lebih efektif pada kulit berminyak yang rentan terhadap jerawat, komedo, dan milia. Tekstur BHA yang oil soluble membuat BHA mampu melakukan penetrasi ke dalam pori-pori dan mampu membersihkan kandungan minyak yang menyumbat pori-pori kulit, selain itu BHA juga berfungsi eksfoliasi di permukaaan kulit.

Perbedaan PHA dari AHA dan BHA yaitu terletak pada ukuran molekulnya. Karena memiliki molekul yang lebih besar, efek dari PHA ini akan lebih lembut dan cocok untuk kulit sensitif karena memiliki kemungkinan lebih sedikit untuk menimbulkan iritasi. Bahkan untuk kamu yang memiliki penyakit kulit seperti exzema dan rosacea tetap aman menggunakan kandungan PHA ini.

Kesimpulan

Meski produk kecantikan telah teruji klinis, kamu tetap harus teliti saat membeli skincare dengan kandungan tersebut karena setiap produk kecantikan memiliki persentase kandungan tiga asam exfoliant ini yang berbeda. Persentase kandungan yang berbeda tentu memiliki efekย  yang berbeda di kulit.

Baru-baru ini, beberapa brand skincare juga menghadirkan produk dengan kandungan exfoliating acid yang terdiri dari AHA, BHA, dan PHA yang dianggap cenderung lebih aman untuk berbagai jenis kulit. Salah satunya rangkaian Miraculous Refining Series dari Avoskin yang terdiri dari serum dan toner. Kedua produk tersebut mengandung exfoliating acid dengan kadar aman untuk pemakaian harian sekalipun.

Last Updated on May 08, 2022

Tags Terkait

#ahabhapha
Ditulis Oleh

Elisabeth Rustaviani

Content CreatorDiunggah 25 October 2020

Beri Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Next Articles

Selengkapnya