Terlihat Sama, Ternyata Flek, Freckles, dan Hiperpigmentasi Itu Berbeda

Beauty - rustaviani - August 2, 2020

Sering bingung dengan sebutan flek, freckles, dan hiperpigmentasi dan mengira semua sama? Hiperpigmentasi adalah kondisi kulit dimana area tertentu menjadi lebih gelap akibat produksi melanin berlebih, dan lebih dikenal dengan sebutan flek / noda hitam. Flek ternyata menjadi permasalahan no 1 yang dialami oleh wanita Latin, dan umumnya juga dialami oleh wanita Asia, Mediterania, Afrika, dan Kaukasia. Permasalahan kulit ini biasanya dapat terjadi pada semua bagian tubuh, mulai dari wajah, tangan, hingga leher dan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor hormonal, faktor genetik dan banyaknya paparan sinar matahari. Nah, ternyata flek, freckles, dan hiperpigmentasi itu berbeda. Yuk, simak!

1. Melasma

Melasma umumnya terjadi pada wanita yang sedang mengandung, menggunakan pil kontrasepsi, atau sedang menjalani terapi hormon. Melasma terjadi akibat aktivasi melanocytes berlebih akibat hormon estrogen dan progesteron, sehingga memicu produksi melanin bisa kulit terpapar sinar matahari. Biasanya melasma terdapat pada pipi, hidung, bibir, dan dahi.

2. Freckles

Freckles adalah kumpulan kluster melanin yang terkonsentrasi dan dapat diperparah oleh paparan sinar matahari. Freckles pada umumnya terjadi pada wanita berkulit putih dan dipengaruhi oleh faktor genetik. Meskipun beberapa pria menganggap wanita yang memiliki freckles menarik, namun wanita tetap cenderung ingin memiliki kulit mulus dan berusaha menghilangkannya.

Baca Juga : Ini 5 Alasan Kamu Wajib Gunakan Face Oil

3. Flek

Flek, atau dikenal dengan age spot / liver spot ini adalah jenis hiperpigmentasi yang diasosiasikan dengan penuaan dan kemampuan kulit yang berkurang untuk mengatasi kerusakan yang ditimbulkan akibat paparan sinar matahari. Pada umumnya, flek terjadi pada wanita yang berusia 40-an.

4. Post Inflammatory Hyperpigmentation

Hiperpigmentasi yang terjadi pasca inflamasi terjadi akibat produksi melanin yang disebabkan karena proses inflamasi atau peradangan. Inflamasi terjadi bila kulit mengalami trauma pada bagian dermal atau epidermal yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti jerawat, dermatitis, luka, infeksi hingga reaksi alergi.

Setelah mengetahui jenisnya, dapat disimpulkan bahwa hampir semuanya diperparah bila terkena paparan sinar matahari. Jadi pastikan kamu selalu memberi perlindungan yang cukup pada kulit dengan menggunakan sunblock dengan kandungan minimal SPF 30 bila akan beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, selalu rawat kulitmu dengan produk dari Avoskin agar kulit terus terhidrasi sepanjang hari.

Share This Post!

No Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *