Skin Care Whitening dan Brightening Ternyata Berbeda, Apa Sih Perbedaannya?

Healthy Skin - rustaviani - August 1, 2020

Skincare whitening dan brightening, sekilas tampak sama maknanya. Namun, sesungguhnya keduanya berbeda lho. Lalu apa sih perbedaannya? Simak ulasan selengkapnya ya!

Skin care memiliki sangat banyak jenis dan penggunaannya bergantung pada masalah kulit yang dihadapi. Dua diantara skin care yang paling banyak dicari adalah skin care whitening dan brightening. Pastinya banyak dari kalian yang mengira kedua jenis skin care ini sama, padahal kenyataannya skin care whitening dan brightening ternyata berbeda. Yuk, simak di sini perbedaannya.

Whitening

Perbedaan utama dari skin care whitening dan brightening adalah skin care whitening tentunya bertugas untuk membuat kulit kita lebih putih. Umumnya, cara kerja dari produk whitening adalah dengan menghambat produksi melanin pada kulit. Melanin yang dihasilkan oleh enzim tirosinase merupakan zat yang memberikan warna pada kulit . Sebenarnya melanin berfungsi juga untuk melindungi kulit dari sinar UV, tetapi produksi melanin berlebih bisa menyebabkan warna kulit jadi tidak merata dan juga terjadi hiperpigmentasi. 

Secara tradisional pemutih seperti HQ (hydroquinine) biasanya ditambahkan ke dalam krim untuk memutihkan kulit. Untuk hasilnya, bahan ini dapat menghasilkan kulit yang lebih putih dari kulit asli yang kamu miliki. Hydroquinine juga sangat efektif dalam memperlambat produksi melanin, tetapi penelitian menunjukkan bahwa terdapat efek samping yang serius terkait dengan penggunaan jangka panjang dari bahan sintetis. Jadi, skin care whitening ini sebenarnya tidak disarankan mengingat efeknya untuk jangka panjang tidak baik bagi kesehatan.

Brightening

Berbeda dengan skin care whitening, umumnya skin care brightening bekerja mencerahkan kulit dengan cara mengelupaskan kulit. Kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari, polusi, dan faktor lainnya menyebabkan penumpukan sel kulit mati. Kulit memiliki kemampuan untuk meregenerasi dengan sendirinya, tetapi dalam kasus tertentu terkadang proses regenerasi tersebut kurang berjalan maksimal. Dengan bantuan skin care brightening yang mengandung exfoliant ini, kamu bisa mendapatan warna kulit aslimu kembali.

Selain itu, perbedaan skin care whitening dan brightening adalah kandungan yang digunakan pada brightening umumnya lebih aman. Selain kandungan exfoliant, Alpha Arbutin juga menjadi primadona karena efektif mencerahkan tanpa memicu efek negatif jangka panjang

Baca juga: Kenapa Alpha Arbutin Lebih Aman Digunakan Daripada Hydroquinone?

Whitening vs Brightening

Keduanya tentu memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Kamu bisa memilih skin care sesuai dengan kebutuhanmu. Namun jika dilihat dari efek sampingnya, skin care whitening bukanlah skin care yang disarankan. Pemakaian skin care whitening sebagai skin care routine dalam jangka waktu yang lama akan memberikan efek samping kurang baik untuk kulit dan kesehatan tubuh secara keseluruhan, karena cara kerja skin care ini yang menghambat produksi melanin yang sebenarnya penting bagi kulit.

Di samping itu, skin care whitening juga umumnya menimbulkan efek kulit belang dengan ciri khas kulit yang terpapar skin care tersebut akan tampak lebih putih. Tak jarang hal ini justru membuat penampilan jadi aneh bahkan kulit terlihat tidak segar. Maka dari itu, bila ditanya skin care whitening dan brightening lebih recommended mana maka jawabannya lebih recommended brightening.

Skin care brightening cenderung lebih aman digunakan sebagai skin care routine. Namun yang terpenting kamu tetap harus selalu memerhatikan formula apa yang ada dalam skin care. Pastikan kandungan skin care tidak membahayakan seperti tidak mengandung merkuri atau hydroquinone. Misalnya Avoskin Ultra Brightening Cream.

Meskipun sama-sama membuat kulit lebih cerah, tapi ternyata kedua skin care ini memiliki formula, cara kerja, hingga hasil yang juga berbeda.

Share This Post!

No Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *