Apakah Facial dan Chemical Peeling Berbeda? Simak Penjelasannya di Sini!

Beauty - rustaviani - September 14, 2020

Ada banyak metode yang digunakan perempuan untuk merawat kecantikan kulitnya agar lebih percaya diri. Teknologi kian berkembang ini mendukung peralatan industri kecantikan menjadi lebih canggih. Beberapa tahun ini teknik facial dan peeling sangat diminati oleh perempuan untuk mengangkat sel kulit mati dan memicu regenerasi sel kulit baru. Meskipun keduanya memiliki fungsi yang miri, ternyata facial dan chemical peeling berbeda. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Fungsi Facial dan Chemical Peeling

Facial bertujuan untuk melembapkan kulit wajah dan mengikis sel kulit mati agar terlihat lebih kenyal dan kecang. Perawatan ini biasanya hanya pada lapisan epidermis kulit. Facial bisa membuat kulit wajah tampak lebih cerah, tetapi tergantung pada bahan produk yang digunakan saat perawatan.

Chemical peeling memiliki tujuan yang tidak berbeda jauh yaitu membuat kulit tampak lebih awet muda dengan mengurangi kerutan dan menghilangkan bekas komedo, jerawat, serta mencegah flek hitam akibat polusi dan sinar matahari. Perawatan ini dapat menembus hingga lapisan kulit yang lebih dalam dibandingkan dengan facial yaitu menembus hingga ke lapisan dermis.

Bahan yang Digunakan Berbeda

Produk yang biasa digunakan saat facial biasanya scrub. Scrub dapat diartikan sebagai bahan eksfoliasi kulit yang terdiri dari butiran-butiran halus yang meiliki tekstur sedikit kasar.

Sedangkan peeling umumnya berbentuk gel, krim, ataupun cairan yang mengandung berbagai jenis zat kimia dengan tekstur yang lebih lembut. Biasanya, bahan utamanya berupa asam dan enzim dari ekstrak tumbuhan dan buah-buahan.

Penggunaan Metode Facial dan Chemical Peeling

Facial dapat dilakukan dengan menggosokkan dan memijatkan produk pada kulit wajah. Biasanya facial dilakukan oleh tenaga ahli atau di klinik kecantikan. Terapis akan melakukan facial lalu membiarkannya sebentar, setelah itu akan dibasuh dengan air. Sebaiknya lakukan facial setiap 2 minggu sekali saja. Namun, kamu bisa konsultasikan dengan dokter kulit yang kamu percaya.

Chemical peeling dapat dilakukan dengan mengoleskan saja dan mendiamkannya selama beberapa waktu sampai meresap ke dalam kulit dengan sendirinya. Chemical peeling ini sebaiknya tidak dilakukan setiap hari karena kondisi kulit setiap orang berbeda beda. Akan lebih baik jika kamu melakukan chemical peeling sesuai dengan anjuran dokter maupun ahlinya.

Jika kamu sudah melakukan chemical peeling, sebaiknya jangan terburu-buru melakukan facial. Hal ini karena kondisi kulit setelah chemical peeling masih sensitif dan mudah iritasi. Facial dan chemical peeling memberikan manfaat yang sama, jadi kamu tidak perlu melakukannya sekaligus.

Share This Post!

No Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *