5 Tips untuk Pengguna Chemical Exfoliator Pemula

Healthy Skin - admin - July 26, 2020

Penggunaan chemical exfoliator konon ada triknya tersendiri. Terutama bagi yang masih pemula. Kamu penasaran? Yuk, kita bahas selengkapnya!

Chemical exfoliator biasanya identik dengan active ingredients seperti AHA, BHA, dan PHA. Penggunaan active ingredients dalam skincare memang ada triknya. Pasalnya, active ingredients ini biasanya punya daya kerja yang lebih efektif sekaligus bila salah cara penggunaan bisa menimbulkan reaksi negatif di kulit. Untuk itu, bagi pengguna pemula perlu memperhatikan 5 tips tentang penggunaan chemical exfoliator berikut ini!

Pilih Kandungan Produk yang Ringan

Kandungan chemical exfoliator yang mild ditandai dengan persentasenya yang relatif rendah. Umumnya ada di range 1% hingga 5% untuk AHA dan BHA di bawah 4%. Selain itu, penting juga untuk mencermati kandungan pendukungnya. Salah satu produk chemical exfoliator yang cocok untuk pemula adalah Miraculous Refining Toner. Selain ada AHA, BHA, dan PHA, produk tersebut juga dilengkapi dengan Niacinamide yang bisa menenangkan kulit.

Baca Juga: Pendapat Tasya Farasya tentang Miraculous Refining Series

Jangan Menggunakan Chemical Exfoliator Setiap Hari

Khusus bagi pengguna chemical exfoliator pemula, sebaiknya jangan menggunakannya setiap hari. Chemical exfoliator memicu regenerasi sel kulit baru sehingga bila langsung digunakan setiap hari dikhawatirkan kulitmu justru bereaksi negatif. Hal ini biasa disebut dengan istilah over-exfoliate. Rumusnya, gunakan chemical exfoliator hanya seminggu satu hingga dua kali untuk penggunaan awal. Bila dirasa kulit sudah cukup terbiasa, kamu bisa meningkatkan frekuensi penggunaan.

Awali dengan Double Cleansing

Ada poin yang tidak kalah penting untuk pengguna chemical exfoliator pemula. Sebelum menggunakan chemical exfoliator, penting sekali untuk menyiapkan kulit dalam kondisi bersih. Sekalipun kamu sedang di rumah aja dan nggak menggunakan makeup, tetapi proses membersihkan kulit tetap perlu lho. Untuk first cleanser kamu bisa menggunakan micellar water, cleansing balm, ataupun milk cleanser. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhanmu. Lalu lanjutkan dengan mencuci wajah menggunakan sabun.

Untuk mencuci wajah sendiri, pilihlah sabun yang kandungannya cocok dengan kulitmu. Misalnya, Naufa Pure Olive Oil Soap Bar dari Avoskin yang mengandung madu, susu kambing, dan olive oil. Sabun wajah ini tidak mengandung SLS, Paraben, Parfum, dan juga Alcohol sehingga sesudah cuci muka tidak meninggalkan sensasi kulit kering.

Menggunakan Produk Skincare yang Hydrating

Pada beberapa kondisi kulit, menggunakan chemical exfoliator bisa memicu masalah kulit kering. Namun hal itu bisa kamu cegah dengan memilih chemical exfoliator yang kaya kandungan lain dengan fungsi melembapkan. Hanya saja mengandalkan chemical exfoliator saja tentu belum cukup. Oleh karena itu, pengguna chemical exfoliator pemula harus tidak meninggalkan penggunaan produk skincare yang fokus menghidrasi kulit. Misalnya dengan menggunakan produk yang kandungan utamanya Hyaluronic Acid.

Avoskin PHTE dan Intensive Nourishing Eye Cream - credit: sasyachi

Bila kamu kesulitan memahami setiap ingredients, setidaknya setelah menggunakan chemical exfoliator kamu tidak boleh melewatkan penggunakan hydrating toner, moisturizer cream, atau bisa juga ditambah dengan sleeping mask. Dengan rangkaian ini akan meminimalisir efek buruk chemical exfoliator di kulitmu.

Baca Juga: Kandungan Aktif dalam Skincare yang Tidak Direkomendasikan untuk Digunakan Bersamaan

Tidak Melewatkan Sunscreen

Percuma saja menggunakan beragam skincare dengan active ingredients bila kamu masih melewatkan penggunaan sunscreen. Maka dari itu, tips terakhir untuk pengguna chemical exfoliator pemula adalah tidak melewatkan sunscreen pada keesokan harinya. Penggunaan chemical exfoliator membuat kulit menjadi lebih sensitif dengan sinar matahari sehingga perlu proteksi lebih pada kulit.

Share This Post!

No Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *